Tutorial Setup Hermes Agent & Telegram Gateway di VPS
/ 3 min read
Apa itu Hermes Agent?
Hermes Agent adalah AI agent open-source buatan Nous Research yang bisa diakses dari terminal, Telegram, Discord, dan berbagai platform lainnya. Berbeda dengan chatbot biasa yang hanya menerima perintah teks, Hermes memiliki akses ke system tools sehingga bisa menjalankan perintah shell, membaca dan menulis file, browsing web, serta mengerjakan task kompleks secara autonomous.
Keunggulan utama Hermes:
- Provider-agnostic, bisa menggunakan OpenRouter, Anthropic, DeepSeek, atau LLM lokal
- Punya persistent memory antar sesi
- Bisa diakses lewat Telegram, Discord, Slack, dan platform lainnya
- Support cron job untuk task berulang
- Bisa install skill untuk nambah kemampuan
Prasyarat
Sebelum memulai, pastikan hal berikut sudah tersedia:
- VPS dengan OS Linux (Ubuntu 22.04+ direkomendasikan)
- Docker sudah terinstall
- Domain (opsional, bisa pakai IP aja)
- Akun Telegram untuk bikin bot
- API key dari provider LLM (OpenRouter, Anthropic, DeepSeek, dll)
Installasi Hermes Agent
Installasi cukup mudah, tinggal jalankan script installer resmi:
curl -fsSL https://raw.githubusercontent.com/NousResearch/hermes-agent/main/scripts/install.sh | bashScript ini akan mendownload dan menginstall Hermes Agent beserta dependensinya. Setelah selesai, verifikasi dengan:
hermes --versionKonfigurasi Awal
Jalankan setup wizard untuk konfigurasi dasar:
hermes setupWizard akan memandu memilih model provider dan mengatur terminal backend. Alternatifnya, bisa juga menggunakan hermes model untuk milih provider secara interaktif.
Jika ingin menggunakan custom provider (misalnya DeepSeek), tambahkan API key ke file .env:
echo "DEEPSEEK_API_KEY=sk-xxx" >> ~/.hermes/.envPastikan konfigurasi berjalan lancar dengan mengecek status:
hermes doctorSetup Docker Sandbox
Hermes bisa berjalan di dalam Docker container sebagai sandbox. Ini berguna untuk isolasi dan keamanan. Konfigurasi terminal backend ada di config.yaml:
hermes config set terminal.backend dockerhermes config set terminal.timeout 180Jika ingin mengakses Docker dari dalam sandbox (misalnya untuk monitoring container), mount Docker socket:
hermes config set terminal.docker_volumes '["/var/run/docker.sock:/var/run/docker.sock"]'Catatan penting: Setelah mengubah konfigurasi Docker, restart gateway agar container sandbox baru dibuat:
hermes gateway restartJika ada perubahan volume mount, container lama harus dihapus manual:
docker rm -f <nama_container>hermes gateway restartSetup Telegram Gateway
1. Buat Bot Telegram
Buka Telegram, cari @BotFather, lalu kirim perintah:
/newbotIkuti instruksi untuk memberi nama bot dan username. BotFather akan memberikan HTTP API token, simpan token ini.
2. Konfigurasi Gateway
Jalankan wizard setup gateway Hermes:
hermes gateway setupPilih platform Telegram, lalu masukkan bot token yang didapat dari BotFather.
Atau bisa juga dikonfigurasi manual di ~/.hermes/config.yaml:
gateway: platforms: telegram: enabled: true bot_token: "TOKEN_DARI_BOTFATHER" allowed_chats: []Biarkan allowed_chats kosong jika ingin semua chat bisa mengakses bot.
3. Jalankan Gateway
Untuk testing, jalankan gateway di foreground:
hermes gateway runJika berhasil, akan muncul log bahwa bot sudah online. Kirim pesan ke bot Telegram untuk testing.
Untuk production, install sebagai service:
hermes gateway installhermes gateway startCek status gateway:
hermes gateway statusSetup Home Channel
Setelah bot online di Telegram, invite bot ke grup yang diinginkan. Kemudian kirim pesan dari grup tersebut:
/sethomePerintah ini akan menjadikan grup tersebut sebagai home channel, semua output dari cron job dan notifikasi akan dikirim ke sini.
Namun ada satu kendala: Telegram Basic Group tidak memiliki menu Administrators. Bot harus di-upgrade ke Supergroup dulu. Caranya:
- Buka grup Telegram
- Klik nama grup -> Edit
- Aktifkan Topics
- Grup otomatis ter-upgrade ke Supergroup
- Buka Group Info -> Administrators -> Add Admin
- Pilih bot Hermes, berikan izin minimal Read Messages
Setelah itu, bot akan bisa merespon mention dan perintah di grup.
Testing
Coba kirim pesan ke bot atau grup:
Halo, apa kabar?Hermes akan merespon langsung. Untuk perintah cepat tanpa replying:
hermes cek status serverTroubleshooting
Gateway tidak merespon di grup: Pastikan grup sudah Supergroup dan bot sudah jadi admin dengan izin Read Messages.
Gateway crash setelah restart: Cek log error:
grep -i "error" ~/.hermes/logs/gateway.log | tail -20Container sandbox error: Jika ada perubahan konfigurasi Docker, hapus container sandbox lama dan restart gateway.
Ringkasan
Yang didapatkan dari tutorial ini:
- Hermes Agent terinstall di VPS dengan Docker sandbox
- Terhubung dengan provider LLM pilihan
- Telegram gateway aktif dan bisa diakses dari chat pribadi maupun grup
- Bot bisa menjalankan perintah, monitoring server, dan task otomatis
Selanjutnya bisa ditambahkan cron job untuk laporan harian, install skill tambahan, atau menghubungkan ke platform lain seperti Discord atau Slack.